Rabu, 29 Agustus 2018

Perihal Kepercayaan


Kepercayaan. Perihal kepercayaan. Kata orang, jika kepercayaan sudah dirusak, maka sudah tak ada lagi kebenaran. Isn’t true? Saya sendiri sedikit setuju. Namun, manusia tempatnya khilaf, kan? Setidaknya ada sisi dimana manusia bisa berubah. Mengubah semua yang terjadi di masa lalu dengan hal baru. Dengan hal yang lebih baik.
Menurut saya sendiri, kita boleh percaya kembali pada orang yang sudah mengkhianati kepercayaan tersebut. Why? Mengapa? Sebab kepercayaan kepada orang lain tentu patut dijalin meski sudah ada keretakan. Ibaratnya kaca yang sudah tertempel debu-debu tentu masih bisa dibersihkan, bukan? Sama halnya dengan manusia, sesalah apapun dia, namun jika ada kehendak untuk memperbaiki, bukankah tak salah? Bukankah kita harus memaafkan dan memberi setidaknya kesempatan untuknya lagi? Koreksi saja apabila statement dari saya terdengar irrasional.
Intinya, memberi ruang ataupun kesempatan kepada orang lain untuk berubah atau memperbaikinya lagi, tak ada yang salah. Barangkali justru kita mendapat berkah atau pahala dari-Nya. Talk less do more. Anything you do if that usefull for many peope, do it!


-Banjarnegara, 21 Agustus 2018

Senin, 20 Agustus 2018

Tentang hidup, maybe.


Hidup itu bukan perkara kamu senang atau sedih. Hidup itu tentang bagaimana kamu mengisi hari-hari kamu dengan hal-hal yang kamu sukai. Apapun itu. Which is itu hal yang positif ya. Yang memberimu pengaruh baik. Yang membuatmu semakin giat untuk berpikir. Yang membuatmu semakin bergairah untuk sukses di masa depan. Tunggu, sebenarnya sukses di masa depan ketika kamu menginjak usia berapa? Ketika kamu sukses dengan pekerjaanmu dan mempunyai banyak uang? Tidak harus begitu. Sebenarnya sukses di masa depan itu ketika kamu bisa membahagiakan orang tuamu. Dengan bisa memberangkatkan kedua orang tua haji, misalnya. Aamiin. Atau dengan kamu menikah dengan suami yang baik-baik, misalnya. Semua itu tergantung niat dan kembali lagi pada qadha dan qadhar Allah swt. sebagai manusia tentu kita mengharap hal-hal yang indah, bukan? Maka dari itu jangan lupakan hal yang harus kita lakukan setiap hari. Do’a. berdoalah kepada-Nya, mintalah kepada-Nya, keberkahan, kesehatan, untuk dirimu sendiri, orang tuamu, keluargamu, teman-teman, serta orang-orang yang ada didekatmu until right now. Meskipun gagal, jangan lengah. Justru gagal diawal itu bukan kefasikan. Serta hal itu bisa membuat kita bangkit dan menata hidup kembali. Isilah harimu dengan kebahagiaan, maka hidupmu akan mendapat naungan, dari Sang Pencipta yang selalu ada dalam dekapan.

Banjarnegara, 23 Juli 2018

Kamis, 16 Agustus 2018

Hobi kamu apa, sih?


            Gini, sebelum aku nulis artikel super nggak jelas ini, aku mikir. Apa sih, hobi aku sebenarnya? Check this out.
            Sebenarnya hobi aku itu menulis. Awalnya dulu pas masih MTs jaman-jamannya suka Idola Cilik. FYI buat yang nggak tau Idola Cilik itu semacam ajang pencarian bakat buat yang jago nyanyi. Nah kan banyak tuh fans-fans yang bikin cerpen cerbung gitu, makanya aku ikutan bikin juga. Sayangnya itu karya-karyaku di komputer tabung yang masih windows XP kan ya, jadi udah rusak dan dijual. Alhasil nggak tau deh pada kemana karya awal-awalku itu. Iseng sih sebenarnya, tapi kok asyik ya. Apalagi aku suka dengan imajinasi/ ngehayal gitu, jadi daripada cuman ngehayal doang kan mending bikin cerpen ataupun cerbung.
            Aku juga suka baca cerita-cerita gitu di facebook karya-karya dari fans yang suka Idola Cilik itu. Well, aku ngucapin makasih ya buat Idola Cilik aku jadi suka nulis.
            Selain aku baca cerita-cerita di facebook, dari SD aku emang suka baca novel. Bahkan sampai aku tulis buku apa aja yang udah aku baca di perpustakaan SD ku. Sampai banyak banget, tapi aku udah lupa gara-gara itu daftarnya aku tulis di komputer tabung ku. Kan udah raib. Hiks.
            Sampai MTs aku juga masih suka sih baca novel-novel. MAN juga. But sekarang malah jarang. Ehehe..
            Pada dasarnya aku emang orang yang malesan. Jadi ya gitu, semenjak MAN aku jarang nulis. Nulis cuman nulis diary doang, atau hal-hal disekitarku aja.
            Nah, entah landasan apa, di bangku kuliah ini, aku pengen mulai nulis cerpen lagi. Nyoba-nyoba ikut event lomba nulis online gitu. Lumayan, kan? Meskipun gagal, but baru beberapa kali doang kok. Jangan lengah, ya kan?
            Dengan cara itu aku mikir sih mungkin bisa ngasah kemampuan nulis kan ya? Entah aku berbakat atau nggak, tapi aku seneng gitu ngejalaninnya. Jadi aku pikir ini passion aku, kenapa nggak aku ngejalanin aja. Aku rela begadang buat mikir cerita apa yang bakal aku tulis. Pasti suatu saat nanti aku bakal berhasil ya? Aamiin.
            And the other, hobi aku lainnya adalah nonton drama korea. Sinting sih ini. Wkwkwk. Semenjak aku udah nggak suka alias menghindar dari dunia per-KPOPan aku tetep masih stay on watching Korean drama. Aku tau KPOP kan banyak banget illuminatinya bahkan nggak cuman KPOP aja, artis-artis barat juga. But untuk drakor alias drama korea itu susahhhh banget ngehindarinnya. Bahkan buat ngehapus salah satu folder koleksi drakorku aja berat banget. Lebih berat dari ditinggal mantan jadian. Hah, lebay lu shin.
            But intinya emang aku suka banget. Ya pada dasarnya aku suka segala hal tentang alur cerita gitu sih ya, dan di drakor itu secara nggak langsung kita dapet ilmu lho. Wadefak, ilmu apaan? Ya for example, cerita di drakor itu selalu mengangkat tema-tema tentang pekerjaan jadi kita tau lho disitu ada ilmunya. Percaya dehJ but nggak munafik emang disitu mata kita jadi zina because banyak banget adegan kissing. Ya rabb. Maybe udah sampai seratusan deh aku nonton berjudul-judul drama korea. A r u crazy? Serius deh. Wkwkwk. But di laptop aku cuman tinggal 50-an AJAH.
            Selain drama korea, aku juga suka nonton film entah itu Indonesian movie, or Barat juga. Genrenya lebih ke action, Sci-Fi sama romance comedy sih. Wkwkwk. Pada dasarnya aku emang wanita butuh hiburan sih.
            Hobi lainnya? Apa ya? Mendengarkan musik. Mulai dari Kpop kemudian lagu-lagu barat dan Indonesia ya. Tapi cukup, udah nggak suka Kpop.
            Intinya, menurut aku sih, hobi aku selama ini nggak ngeganggu orang lain. Dan aku happy ngejalaninnya. Jadi entah itu faedah atau unfaedah, biar kita pribadi yang menilai, kemudian jika itu kurang faedah sebaiknya memang harus decrease ya.
            Untuk aku sendiri, aku rasa hobi aku yang paling bermanfaat ya ini. Menulis. Nggak bayar, cukup sediain laptop. Soalnya aku tipe orang yang lebih suka ngehapus gitu, maksudnya gampang salah. Eeaaak gampang salah. Jadi lebih enakan ngetik kalau salah kan langsung di delete nggak perlu pake penghapus atau apapun itu.
            Aku belajar banyak hal bahwa jangan hanya menjadi penikmat atau penonton saja. Selama ini memang aku suka sekali atau gampang ngefans istilahnya. Maka dari itu, kita juga harus berkarya. Nggak ada kata terlambat pokoknya. Salah satu yang bisa aku lakuin adalah dengan cara menulis.
            Dengan menulis itu membuat kita berpikir, bagaimana merangkai kata, bagaimana supaya tulisan kita enak dibaca, nyambung antara satu kalimat dengan yang lainnya. Dengan menulis juga membuat aku termotivasi. Jadi setelah menulis ada energi lain yang membuatku bisa berpikir positif. Dengan catatan kamu menulis hal-hal positif ya. Sekian untuk hari ini. Mari berkarya, dan tanamkan jiwa positif dalam dirimu.